Prabowo instruksikan Perbaikan Tata Kelola MBG dan Pesantren Dilakukan Segera

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Minggu malam untuk menyoroti terkait MBG.

Pada pertemuan tersebut dibahas perkembangan berbagai program strategis pemerintah di bidang kesejahteraan rakyat dan ketahanan nasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Presiden memanggil sejumlah menteri untuk memantau langsung kemajuan program-program utama pemerintah.

“Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah Menteri dan anggota Kabinet Merah Putih untuk membahas perkembangan berbagai program, antara lain MBG, Koperasi Desa, Kampung Nelayan, Ketahanan Pangan dan Energi, Stimulus Ekonomi, dan berbagai program lainnya,” ujar Teddy.

Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa dalam rapat tersebut, Kepala Negara menekankan pentingnya aspek kebersihan dan kesehatan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Presiden menegaskan kepada Kepala BGN bahwa setidaknya pada minggu depan ini, dapur-dapur harus sudah dilengkapi dengan alat tes kit yakni mengecek kebersihan makanan, alat pencuci dan pengering higienis dilengkapi air hangat dan alat khusus untuk menghindari bakteri, dan penyediaan filter air bersih,” kata Seskab.

Selain itu, Presiden Ke-8 RI itu juga memberikan arahan khusus kepada Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, untuk melakukan pemeriksaan kondisi pondok pesantren di berbagai daerah.

“Selanjutnya Presiden memerintahkan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar untuk memeriksa sekaligus memperbaiki Pondok Pesantren resmi yang perlu dicek kekuatan struktur bangunannya. Serta memberikan bantuan dan menekankan kepada pemilik Pondok untuk memperhatikan betul proses renovasi atau pengembangan gedung bila hendak membangun pondoknya,” pungkas Seskab Teddy.

Baru-baru ini, Istana Negara menyatakan peraturan presiden (Perpres) terkait dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih perlu penyempurnaan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan bahwa Perpres program MBG tidak bisa terburu-buru diterbitkan lantaran menyangkut sejumlah kementerian.

“Tunggu dulu, masih disempurnakan. Jadi sebenarnya kan bukan berarti belum ada. Tapi kita betul-betul lintas kementerian,” ujarnya di sela HUT TNI ke-80.

Dia menambahkan bahwa pihaknya saat ini telah menampung sejumlah masukan dari sejumlah pihak agar persoalan terkait MBG seperti keracunan tidak terulang.

Prasetyo juga tidak menampik bahwa Perpres ini bakal menjadikan program MBG menjadi tanpa celah. Namun, setidaknya Perpres itu diharapkan dapat mengantisipasi setiap persoalan yang ada.

“Tetapi sebanyak mungkin apa yang menjadi celah untuk terjadinya hal yang tidak kita inginkan itu sudah bisa kita antisipasi. Sebagai bentuk dari evaluasi dan perbaikan ke depan,” imbuhnya.

Parfum AXL