Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan bahwa Perpres program MBG tidak bisa terburu-buru diterbitkan lantaran menyangkut sejumlah kementerian.
“Tunggu dulu, masih disempurnakan. Jadi sebenarnya kan bukan berarti belum ada. Tapi kita betul-betul lintas kementerian,” ujarnya di sela HUT TNI ke-80.
Dia menambahkan bahwa pihaknya saat ini telah menampung sejumlah masukan dari sejumlah pihak agar persoalan terkait MBG seperti keracunan tidak terulang.
Prasetyo juga tidak menampik bahwa Perpres ini bakal menjadikan program MBG menjadi tanpa celah. Namun, setidaknya Perpres itu diharapkan dapat mengantisipasi setiap persoalan yang ada.
“Tetapi sebanyak mungkin apa yang menjadi celah untuk terjadinya hal yang tidak kita inginkan itu sudah bisa kita antisipasi. Sebagai bentuk dari evaluasi dan perbaikan ke depan,” imbuhnya.
Dia juga menekankan meskipun program MBG masih banyak kekurangan, namun hal itu tidak serta merta menghentikan program. Menurutnya, kekurangan tersebut justru perlu diperbaiki.
“Kekurangan yang terjadi itu yang kita perbaiki. Karena data juga mengatakan bahwa di tempat-tempat yang terjadi permasalahan, hampir semuanya karena tidak menjalankan prosedur seperti yang seharusnya,” pungkasnya.

